Semua tentang nge-Jus (Juice)

Β 

Juicing adalah sebuah proses menggunakan alat yang disebut juicer, yang mengekstrak air dan sari makanan dari tumbuhan, baik itu sayuran, buah, akar-akaran, atau umbi. Hari ini saya mau share sedikit ilmu yang saya ketahui tentang membuat jus dari buah, sayuran, akar-akaran, semua yang berbasis tumbuhan. Penting untuk diingat bahwa juice ini berbeda dengan smoothie, alat yang dipakai juga berbeda dan hasil yang kita rasanya juga berbeda. Dengan smoothie kita akan mengkonsumsi seluruh bagian dari tumbuhan yang kita blender halus bersama dengan cairan, sedangkan dengan juice hanya sari dan airnya saja yang kita minum, sedangkan semua sisa ampasnya terpisah dan tidak dikonsumsi, tapi bisa diolah menjadi makanan lain.

Terima kasih saya pada Mba Sophie Navita yang pertama kali mengajarkan dan memperkenalkan saya pada seni membuat jus ini πŸ™‚

Kita mulai dengan mempelajari ada alat apa saja yang bisa kita temukan sekarang ini, dan apa perbedaan. Secara garis besar, ada 2 jenis juicer, yaitu:

  1. Masticating juicer, adalah juicer yang bisa memproses buah dan sayuran seperti proses menguyah makanan dan memisahkan nutrisi yang ikut bersama air dari ampasnya. RPM nya lambat jadi busa nya lebih sedikit, temperatur lebih dingin hingga tidak merusak enzim pada sayur dan buah, dan jus yang dihasilkan dapat bertahan lebih lama di suhu dingin. Kelemahannya: harga mahal dan repot membersihkan nya.
  2. Centrifugal Juicer, adalah: memproses buah dan sayuran pada piringan metal yang memisahkan ampas dan air pada buah dan sayuran dengan kecepatan sangat tinggi. Juicer yang paling banyak ditemui di pasaran, mudah membersihkannya, dan harga juga bersahabat. Namun RPM lebih tinggi dan kemungkinan gizi dan enzim pada buah dan sayuran dapat terpengaruh. Biasanya disarankan bila menggunakan juicer ini agar langsung dikonsumsi dan tidak didiamkan terlalu lama.

Dari kedua jenis tersebut mana yang lebih baik? Saya punya kedua nya dan semuanya saya gunakan dengan baik. Jadi tergantung ukuran dompet dan kebutuhan anda πŸ™‚

Kemudian setelah mengetahui alat yang digunakan, sekarang waktunya untuk mengetahui konsep dasar dan tujuan dari membuat juice.

Kenapa sih minum hanya sarinya? Kan serat-serat pada sayuran dan buah juga sehat dan harusnya ikut dikonsumsi. Oh yes, benar sekali! Tujuan membuat juice adalah untuk mengambil nutrisi paling penting dari buah dan sayuran ataupun umbi yang diproses, lalu karena hanya berupa cairan yang masuk ke dalam tubuh kita, maka pencernaan kita akan sangat mudah sekali memproses nya dan langsung masuk ke dalam darah untuk digunakan oleh tubuh. Efeknya langsung segar dan bertenaga! Dan karena hanya air yang diambil, maka dengan membuat juice, kita dapat mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran secara mentah, dengan enzim hidup dan nutrisi yang sangat tinggi. Coba bayangkan mengkonsumsi 10 wortel mentah dalam sehari, itu lebih mustahil πŸ™‚ Sedangkan kalau di juice, itu cuma menjadi satu gelas juice wortel yang enak dinikmati dingin-dingin dengan es batu πŸ™‚

Kapan waktu yang tepat mengkonsumsi juice? Pada saat perut kosong, paling baik di pagi hari. Kenapa? Karena kalau dikonsumsi bersama dengan nasi goreng atau bakmi ayam, percuma oh percuma! Sayang sekali sayuran dan buah yang sudah di juice itu tidak dapat masuk ke dalam tubuh dengan maksimal karena proses mencernanya bersama dengan nasi dan bakmi tadi itu. Berikan waktu kira-kira 1-4jam setelah mengkonsumsi juice untuk mengkonsumsi makanan lain.

Kita perlu juga mengerti konsep dasar memadukan buah, sayuran, dan umbi yang dimasukan ke dalam juicer. Ingatlah beberapa point di bawah ini.

  1. Berdasarkan ilmu food combining, adalah tidak baik memadukan buah dengan kelompok umbi (ubi, wortel, beet) ataupun bunga (brokoli, bunga kol). Kenapa? Karena perpaduan mereka dapat membuat perut kembung. Tapi tubuh tiap orang berbeda jadi ada baiknya dicoba lagi dan lihat hasil nya.
  2. Kelompok umbi (ubi, beet, wortel dkk), mengandung gula yang cukup tinggi (high GI), biasanya saya memproses mereka tanpa perlu menambah buah, hanya lemon atau jeruk nipis untuk mengurangi bau langu.
  3. Peran buah dalam juice untuk membuat rasanya jadi enak. Buah sebenarnya mengandung gula yang sangat tinggi. Pada saat buah di juice, bersama dengan air dan nutrisi, juga ada kandungan gula yang tinggi. Bayangkan mengkonsumsi hanya juice apel, untuk mendapat satu gelas penuh mungkin harus 3-4 apel ukuran sedang. Kadar gula yang ikut bersama dengan airnya juga masuk ke dalam darah dan memberikan efek yang biasa disebut high sugar. Akibatnya: langsung berenergi tinggi dan hyperaktif untuk beberapa lama tapi kemudian pada saat efeknya selesai akan merasa lelah dan mengantuk, sama seperti caffein. Jadi, bukan nya tidak boleh men-juice buah, tapi berhati-hati lah.
  4. Green Juice! this is my favorit! Bayangkan mengkonsumsi satu bakul besar sayuran hijau dalam satu gelas dan rasanya efeknya yang segar dan ringan pada tubuh. Supaya mengurangi bau langu, padukan dengan lemon atau jeruk nipis. Buah yang saya suka untuk padukan dengan green juice adalah: apel hijau, apel malang, pear hijau, beberapa potong kecil nanas, atau jeruk medan. Feel free to explore, we are lucky to live in Indonesia dengan beragam jenis buah yang menyenangkan.
  5. Use Herbs! Tau ga sih kalau rempah-rempah juga bisa menambah rasa dan manfaat yang bagus saat di juice. Favorit saya adalah jahe, kunyit, daun ketumbar, daun mint. Jahe dengan banyak manfaatnya seperti yang saya tulis di blog sebelum ini. Kunyit mengandung anti inflamasi dan anti cancer, seperti minum jamu segar tanpa proses πŸ™‚ Daun ketumbar juga dapat ditambahkan dengan manfaatnya untuk mendetox tubuh dari metal yang biasanya adalah penyebab penyakit alzheimer di masa tua. Daun mint menyegarkan dan menambah rasa yang menyenangkan.
  6. Tambahkan ketimun ke dalam juice anda untuk mendapatkan banyak air bila sayuran yang digunakan tidak terlalu banyak. Ketimun juga baik untuk menurunkan darah tinggi.

Bila juice yang dihasilkan masih mengandung banyak ampas, lebih baik disaring lagi, karena ampas akan mempercepat proses oksidasi yang pastinya berubah rasa jadi kurang menyenangkan.

PENTING! Jangan lupa di cuci bersih ya, karena sayuran dan buah yang di juice ini pasti mentah. Kalau bisa organik alangkah baiknya, tapi kalau tidak ada organik pastikan dicuci dengan bersih. Untuk umbi-umbian bisa disikat dengan bersih. Rendam semua jenis sayuran dan buah di dalam air dengan campuran cuka apel yang bisa menghilangkan bekas kimia dan pestisidan serta membunuh kuman. Kalau tidak ada cuka apel bisa juga pakai air jeruk nipis atau lemon yang mempunyai kemampuan anti-bakteri.

Ada banyak manfaat dari tiap sayuran dan buah yang diproses untuk juice yang kalau diminum rutin memberi manfaat baik untuk tubuh kita. Tidak cukup untuk ditulis disini semua, tapi bisa digoogle atau beli buku juice di gramedia. Yang saya bagikan ini hanya pengetahuan dasar untuk mulai membuat juice dan mengkonsumsi nya. Bila anda punya target yang ingin dicapai, misalnya menurunkan kolestrol dengan juice, harap mencari tahu lagi jenis sayuran yang perlu dikonsumsi.

Happy Juicing!

With love from my Kitchen,

Ika

Advertisements

10 thoughts on “Semua tentang nge-Jus (Juice)

    • halo,
      Kalau blender dan semua ampas masih ada di minuman tanpa dibuang itu sama saja dengan smoothies. Aturan tetap sama untuk pencernaan yang sensitif, campur buah hanya dengan sayuran berdaun hijau.
      Semoga menjawab pertanyaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s