Siapa dan kenapa?

 

Hai Bunda!

Dapurika blog ini berawal dari keinginan saya untuk mencatat perjalanan saya dalam berusaha membuat makanan sehat untuk keluarga saya. Di tengah perjalanan saya merasa ada yang lebih dari sekadar hanya makan karena setiap makanan yang masuk ke tubuh itu sangat diperhitungkan dari segi gizi, nutrisi, dan sikap dalam menerima makanan tersebut. Lalu saya mengambil Certification in Children’s Nutrition (Nutrisi Anak-Anak) yang kemudian berlanjut mengambil Certification in Plant Based Practitioner (Praktisi Makanan Berbasis Tumbuhan) untuk belajar lebih lagi untuk keluarga saya.

Tetapi, seiring berjalan nya waktu, dengan berbagai kejadian dalam kehidupan pribadi saya, ada yang lebih dari sekedar menjaga apa yang dimakan dan diminum, ada yang lebih dari sekedar menjaga keadaan fisik yang sehat dan bugar. Tanpa mengurangi nilai penting dari kesehatan jasmani, ternyata diperlukan juga yang namanya kehidupan emosional dan spiritual yang seimbang sebagai seorang ibu, istri dan wanita dalam lingkungan keseharian kita. Wah, ternyata tidak gampang! Lebih susah dari masak makanan sehat 🙂

Dalam blog ini, saya akan share resep, dan tips makanan sehat tapi lebih dari itu juga perjalanan saya sebagai seorang ibu dan istri, yang juga mempunyai usaha sampingan.

Saya Ika, seorang istri dari pria yang saya kagumi dan ibu dari seorang putri berumur 5 tahun yang akan segera mempunyai adik bayi dalam beberapa minggu.

🙂

 

with my princess

Advertisements

4 thoughts on “Siapa dan kenapa?

  1. Mbak Ika,
    Kenalkan saya : Hari Soetjahjo
    Umur : 66 th.
    Sudah 6 bln ini mengkonsumsi kaldu tulang/sumsum kaki sapi 1 gelas/hr, yg ingin saya tanyakan :
    1. Saya memakai fresto dg api kecil s/d 5 jam
    2. Untuk mengetahui dg pasti bahwa kaldu tsb mempunyai kandungan nutrisi kolagen, gelatin dll, dimana saya bisa periksakan.
    Terima kasih dan Salam buat keluarga.

    • Halo Pak Hari,
      Terima kasih untuk pertanyaan nya. Kandungan kolagen dapat dicek dengan memasukan kaldu ke dalam kulkas, bila kaldu menjadi seperti jelly maka artinya itu kandungan kolagen dan gelatin nya sangat baik. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s